Hai, kawan-kawan nah sekarang kita akan membahas tentang salah satu akibat Perang Dingin dan cabangnya Perang Vietnam yaitu Perang Kamboja. Perang ini terjadi antara Khmer Merah vs Republik Khmer. Perang ini terjadi antara tahun 1967-1975.
Sejarah perang ini dimulai ketika Pangeran Sihanouk memulai kerjasama Republik Khmer dengan RRC pada era 1960-an. Kejadian ini disebabkan karena Pangeran Sihanouk yakin bahwa RRC nantinya akan ngontrol semenanjubg Indochina(maksudnya adalah wilayah negara Laos, Vietnam, Kamboja, dan Thailand Utara). Sedangkan Pangeran Sihanouk teledor terhadap Menteri Pertahanan Republik Khmer Jenderal Lon Nol(Ini namanya lho, bukan julukan) yang super duper anti-komunis yang malah ngebunuhin pihak Komunis. Nah, Pangeran Sihanouk pun bertentangan dengan menhannya ini. Dan diadakanlah pemilihan PM(Perdana Menteri). Secara mengejutkan, pihak Konservatif pempinan Lon Nol menang dan mengalahkan komuunisnya Sihanouk. Lon Nol pun jadi PM dan wakilnya, Sirik Matak adalah musuhnya Sihanouk dari jaman baheula. Dan di pedesaan Kamboja terjadilah pemberontakan kepada PM Lon Nol.
Nah, akibat pemberontakan ini, Lon Nol jadi pusing 100 keliling. Tapi, dia dapat langkah instan lho, dia melakukan BB(Bunuh dan Bantai) yang membuat Lon Nol dikenang sebagai salah satu orang terkejam di Kamboja! Dan mulailah perang antara geng Lon Nol yaitu Partai Konservatif kamboja melawan geng Sihanouk yang disebut Partai Komunis Kamboja(atau terkenalnya adalah Khmer Merah). Presiden Richard Nixon, dengan kebijakan tumpas komunisnya, mulai menyerang Kamboja/Khmer Merah. PM Lon Nol pun seneng dengan bantuan Amerika ini dan mulai membombardir petani Komunis di Kamboja. Pangeran Sihanouk, yang sedang di luar negeri ini gak tau bahwa Lon Nol telah merebut kekuasaannya dengan bantuan kaum menengah Kamboja yang gak suka sama Komunis. Para petani pun gak rela bila kekuasaan Sihanouk direbut sama Lon Nol dan 40.000 petani di Kamboja pun memberontak kepada Lon Nol. Sihanouk, yang kaget banget pun lari terbirit-birit ke Uni Soviet dan RRC dan minta tolong kepada 2 negara itu untuk mengalahkan Lon Nol yang udah ditolong sama Amerika. Terjadilah kerusuhan di Kamboja, apalagi di wilayah perbatasan Kamboja-Vietnam Selatan yang udah jadi red zone(maksudnya udah bahaya banget). Pangeran Sihanouk pun mendirikan FUNK(bukan f__k) dan menyatakan bahwa ia memilih komunis akibat Lon Nol yang memilih Amerika. Pangeran Sihanouk pun mendirikan Khmer Merah yang bersekutu dengan Vietnam Utara, Vietkong, dan RRC. Khmer Merah pun menunjuk Nouth Penn sebagai PM dan Khieu Samphan ditunjuk jadi wakil PM, menhan, dan panglima Khmer Merah(yang aslinya dipimpin Pol Pot). Lon Nol, pun menghapus monarki akibat pangerannya hilang dan membuat Republik Khmer. Petani pun makina marah dengan Lon Nol dan lebih menyokong Sihanouk dengan Khmer Merahnya. Dan perang ini mulai terjadi antara geng Khmer Merah vs REpublik Khmer
Geng Khmer Merah terdiri dari:
- Khmer Merah
- Vietnam Utara
- Republik Rakyat China
Sedangkan geng Republik Khmer terdiri dari:
- Republik Khmer
- Vietnam Selatan
- Amerika Serikat
Pasukan Republik Khmer juga gak mau kalah dengan Khmer Merah dong. Pasukan Republik pun mendirikan FANK(Mirip sama FUNK) dan ribuan pemuda perkotaan Kamboja pun bergabung dengan FANK. Tapi, karena pimpinan FANK banyak yang korupsi, pasukan ini jadi stress akibat upah rendah(beli makan juga gak cukup!), kelaparan, kekurangan peluru, dan senjata butut! Saat 1972-1974, Republik Khmer mulai mengalami kesulitan dan terjadilah Pemilu Presiden Republik Khmer. Pada 4 Juni 1972, Lon Nol terpilih melalui pemilu ini(dengan cara busuk dan licik!) dan menjadi presiden pertama Republik Khmer. Lon Nol pun mulai capek dan menawarkan perdamaian kepada Khmer Merah. Tapi, Khmer Merah tetap pengen berjuang melawan Lon Nol dan pasukan Khmer Merah mulai merangsek masuk ke Pnom Penh, ibukota Republik Khmer tapi digagalkan Amerika Serikat dengan membom kota ini yang membuat Khmer Merah balik lagi ke desa. Pada 1973, Khmer Merah pun pindah pimpinan dari Sihanouk ke pemimpin radikal komunis, Pol Pot dan Son Sen. Pol Pot ini mulai curigaan ke Vietnam Utara yang komunisnya kiblatnya ke Uni Soviet(bukan solatnya kiblatnya pindah ke Moskow ya) sedangkan Pol Pot ini kiblatnya ke RRC. Nah, pada saat itu juga semua pendukung Sihanouk dihancurkan dan Khmer Merah pun dipimpin oleh Pol Pot. Pada 15 April 1975, Republik Khmer bubar dengan jatuhnya Pnom Penh ke pasukan Khmer Merah. Pol Pot pun memulai Negara baru, Republik Demokratik Kamboja/Khmer Merah dan pembantaian terkejam, Genosida Kamboja. Itulah akhir dari Perang Kamboja. Sampai ketemu di posting berikutnya ya.
Sedikit mengutip dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Cambodian_Civil_War
Cambodian Civil War-Wikipedia the free encyclopedia

terimakasih infonya... sangat membantu
ReplyDeleteKonflik yang rumit
ReplyDeleteTidak mudah atasi komunis, kunjungan balasan ya ke blog saya www.goocap.com
ReplyDelete