Thursday, May 27, 2010

Perang Saudara China

Hai, kawan-kawan nah sekarang kita akan membahas tentang Perang Saudara China. Perang ini terjadi antara Kuomintang vs Komunis China. Perang ini terjadi pada tahun 1927.
Sejarah perang ini dimulai ketika dinasti Qing runtuh pada 1911 dan mengakhiri kekuasaan ribuan tahun Kekaisaran China. Sun Yat-Sen, presiden Republik China pertama pun memproklamasikan kemerdekaan China pada tahun 1911. Untuk menyokong negara baru ini, Sun Yat-Sen minta bantuan ke negara barat tetapi gak dianggap. Akhirnya, Sun Yat-Sen meminta bantuan ke Uni Soviet dan akhirnya ditanggep juga. Uni Soviet pun menyokong negara baru ini dan membantu berdirinya Partai Komunis China(PKC) dan mulailah sengketa antara Kuomintang(KMT), partainya Sun Yat-Sen dan PKC. Pada 1923, Sun Yat-Sen meminta tolong ke Uni Soviet untuk ngebantu menyatukan China. Akhirnya, KMT dan PKC berhasil nyatu(bukan nyatu makan, tetapi bersatu) dalam Fraksi Nasional Pertama. Perpecahan kembali terjadi ketika Sun Yat-Sen meninggal pada 1925. Chiang Kai-Shek, pengganti Sun Yat-Sen di KMT tidak mau gotong royong bareng sama PKC. Saking gak mau kerjasamanya, Chiang Kai-Shek dan gengnya, KMT membunuh anggota PKC dan sebagian anggota KMT yang komunis. Chiang Kai-Shek solanya nganggep komunis ini hanya menyusahkan saja dan harus dimusnahkan. Dan pada 12 April 1927, terjadilah pembantaian Shanghai yang menyebabkan ratusan anggota PKC dan KMT komunis tewas. Kejem banget! Pada 1927, PKC berontak kepada pemerintah KMT dan terjadilah pemberontakan Nanchang pada 1 Agustus 1927, dan PKC pun berhasil menguasai Guangzhou dan Jianxi dan dimulailah Perang Sipil 10 tahun antara Kuomintang vs PKC. KMT pu berusaha merebut kembali Jianxi dari tangan PKC. Akhirnya, pasukan PKC yang dipimpin oleh Mao Zedong pun kabur dari Jianxi dan panglima KMT pun tidak mengejar PKC karena harus menghadapi pasukan lain. Pasukan Mao Zedong pun memulai perjalanan Long March pada tahun 1934 dari Jianxi ke Shaanxi yang berjarak 10.000 km! Gilanya lagi, pasukannya Mao Zedong itu menempuh jarak 10.000 km dengan jalan kaki! Pasukan Mao Zedong juga harus menghadapi gempuran pasukan KMT-nya Chiang Kai-Shek. Karena gempor dan kelaparan, pasukan Mao Zedong yang berjumlah 100.000 orang di Jianxi jadi tinggal 8.000 di Shannxi! Pasukan Mao Zedong berhasil berbenah diri karena pasukan Chiang Kai-Shek sedang sibuk menghadapi pasukan penjajah Jepang. Saat Jepang menyerah pada 1945, KMT pun minta tolong ke Amerika Serikat untuk mengatasi pemberontakan PKC. PKC juga gak mau kalah dong, PKC pun minta tolong ke Tentara Merah Soviet. Perang dar-der-dor berhenti pada 1 Oktober 1949 karena Mao Zedong berhasil memenangkan pertempuran dan memproklamasikan Republik Rakyat China yang menguasai seluruh dataran China(Masuk juga lho Pulau Hainan) sedangkan KMT pimpinan Chiang Kai-Shek kalah dan terpaksa mundur ke pulau Taiwan dan mengubah ibukota Republik China dari Beijing ke Taipei. Perang Saudara China baru resmi berakhir pada tahun 1991. Lama banget ya!
Sekarang RRC dan Republik China jadi sahabatan lagi dan RRC berhasil menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia! Sedangkan Republik China berhasil menjadi negara industri yang maju dan menyaingi Korea Selatan dan Jepang! Itulah cerita dari Perang Saudara China. Sampai ketemu di posting berikutnya ya.
Sedikit mengutip dari:
http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_Civil_War
Chinese Civil War – Wikipedia the free encyclopedia

No comments:

Post a Comment